Handal Bicara Kondisi Produksi Mobil Listrik Neta di Indonesia

Jakarta, Prestige Collision Auto Indonesia

Kondisi produsen mobil listrik

Neta

di Indonesia hingga kini masih belum menemui kejelasan. Meski begitu, menurut PT Handal Indonesia Motor (HIM) selaku mitra perakitan Neta, komunikasi dengan merek asal China tersebut masih berlangsung.

“Kalau kami, komunikasi masih. Tapi kalau untuk kelanjutan, Neta sendiri yang bisa jawab. Tapi kalau bilang komunikasi, masih,” ujar Denny Siregar, Presiden Direktur HIM di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan kondisi Neta saat ini memang tengah menghadapi situasi tertentu di negara asalnya. Namun, Handal tidak dapat memastikan bagaimana kelanjutan bisnis Neta di Indonesia.

Sementara itu, aktivitas produksi mobil Neta di fasilitas Handal Indonesia Motor saat ini masih dihentikan sementara sejak tahun kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau aktivitas distribusi mobil dari pabrik ke dealer oleh Neta masih berjalan hingga Juli sebanyak 116 unit, sedangkan retail 301 unit.

“Saat ini sedang dipause, sejak tahun lalu,” katanya.

Neta diketahui sedang menjalani masa restrukturisasi setelah prinsipal di China mengalami kebangkrutan. Kondisi ini lantas berpengaruh terhadap kegiatan bisnis mereka di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Neta Indonesia kini telah mengubah layanan purnajual. Berdasarkan situasi jaringan dealer saat ini, Neta telah memperbarui outlet layanan purna jual resmi sebagai berikut:

1. Otoklix (cakupan pada semua kota di Indonesia)

2. Anma Mobil (Jl Kh Hasyim Ashari Nomor 44 Cipondoh, Tangerang)

3. Lainnya akan terus bertambah di masa mendatang

Meski begitu Neta memastikan ketersediaan stok suku cadang ‘cukup’ dan tidak akan melakukan penyesuaian serta secara menerus memenuhi semua kebijakan garansi.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan kepada sebagian pemilik mobil,” kata Neta.

Langkah ini diduga sejalan dengan tutupnya sejumlah dealer Neta di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, bahkan di antaranya telah berganti dengan merek lain. Dalam pengumuman ini Neta Auto Indonesia belum menginfokan berapa jumlah dealer tersisa.

(ryh/fea)

Baca lagi: Prabowo Patok Rupiah Rp17.500 per Dolar AS di RAPBN 2027, Realistis?

Baca lagi: BMKG Ungkap Penyebab Gempa M7 Guncang NTT hingga Picu Tsunami

Baca lagi: Honda Ramal Masa Depan LCGC, Masih Bisa Bertahan?

2 Responses

  1. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru setelah membaca artikel ini. Pembahasannya jelas, ringan, dan tidak sulit untuk dimengerti. Terima kasih telah menyediakan konten yang informatif dan bermanfaat. Jangan lupa mengunjungi nusantara88 link alternatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: