Toyota Siram Rp20 T untuk Indonesia: Investor Lama Harus Didorong

Jakarta, Prestige Collision Auto Indonesia

Toyota

kembali menegaskan komitmennya untuk Indonesia dengan menyiapkan tambahan investasi Rp20 triliun untuk lima tahun ke depan.

Nandi Julyanto, Presiden Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan angka tersebut menjadi bagian dari kelanjutan pertemuan antara pemimpin Toyota dengan Presiden Prabowo Subianto belum lama ini di Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Rp20 triliun, Rp1,3 triliun di antaranya digunakan untuk kebutuhan pembangunan pabrik baterai mobil hybrid di Karawang, Jawa Barat, menggandeng produsen China, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL).

Di sisi lain, jumlah itu akan menambah deretan investasi Toyota di dalam negeri yang sejauh ini mencapai angka kumulatif Rp100 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kalau yang kemarin waktu CEO kami bertemu dengan Presiden, sampai dengan 2029 itu Rp20 triliun, termasuk ini salah satunya (realisasi pabrik baterai),” ujar Nandi di PIK, Jakarta, Senin (20/4).

Pada kesempatan yang sama, Bob Azam, Wakil Presiden TMMIN, menekankan investasi di industri manufaktur memiliki dampak berlapis yang jauh lebih luas.

“Investasi pada sektor manufaktur tidak bisa disamain sama investasi padat modal lainnya. Manufaktur ini menyerap tenaga kerja walaupun investasi kelihatannya tidak terlalu besar, tapi multiplier effect luar biasa,” kata Bob.

Menurut Bob lagi industri otomotif juga mampu menciptakan pemasukan ke kantong pemerintah melalui kontribusi pajak. Selain itu, aktivitas ekspor dan pengembangan riset juga menjadi bagian dari kontribusi yang dihasilkan.

“Kami bayar PPH,

corporate tax, income tax

. Kemudian juga

export create revenue

. Kemudian

employment

harus dihitung,” kata Bob.

Bob melanjutkan dalam kondisi ekonomi global yang kian menantang, pemerintah sebaiknya memberi perhatian lebih pada investor yang sudah eksis di dalam negeri.

“Dalam situasi yang susah sekarang, yang harus didorong justru

existing

investor. Kalau

new

investor masuk, biasanya butuh banyak fasilitas seperti tax holiday. Jadi bukan

create income

, malah

income

hilang,” kata Bob.

(ryh/fea)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Prestige Collision Auto]

Baca lagi: Sinopsis The Tourist, Bioskop Trans TV 23 April 2026

Baca lagi: Gaikindo Nilai Pajak Mobil Listrik Adil: Sama-sama Pakai Jalan

Baca lagi: Pernyataan Gubernur Kaltim di Instagram Usai Demo Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: